Diseksi Aorta Adalah Gangguan Pada Pembuluh Yang Harus Diwaspadai

https://tse2.mm.bing.net/th?id=OIP.KMPmz_Jqa4IHn2eo5pbKNQHaEQ&pid=Api&P=0&w=263&h=152

Sumber: sridianti.com

Aorta, merupakan sebutan untuk pembuluh darah dari arteri besar utama. Fungsi utamanya yaitu sebagai pengalir darah dari jantung menuju seluruh tubuh. Maka apabila ada pendarahan di dalam aorta akan mengalir pada dinding pembuluh darah yang akhirnya akan membuat aorta dan pembuluh darah menjadi terpisah.

Diseksi aorta adalah lapisan di dalam pembuluh aorta yang robek dan merupakan keadaan yang sangat serius. Hal ini mengakibatkan darah yang berasal dari robekan tersebut mengalir dan mengakibatkan diseksi (pemisahan)  antara tengah aorta dengan lapisan dalam. Kamu harus berhati-hati dengan kondisi ini terutama bagi orang yang sudah lanjut usia dan mempunyai masalah hipertensi atau darah tinggi. Namun, meski memang lebih banyak lansia yang mengalami diseksi aorta, anak muda pun harus tetap memperhatikan diri agar tidak terkena penyakit ini.

Bagi yang sudah mengidap penyakit ini, harus ditangani secara serius. Karena jika tidak cepat ditangani, diseksi aorta bisa menjadi sejumlah komplikasi. Seperti contohnya stroke, rusaknya katup aorta, pendarahan yang hebat, rusaknya organ-organ penting seperti usus dan lain sebagainya. Bahkan bagi yang tidak menangani penyakit ini dengan tepat, bisa mengakibatkan kematian. Maka dari itu, kamu wajib mengetahui gejala dan faktor penyebab dari penyakit ini menurut Alodokter.com. Berikut ini ulasannya, yuk disimak!

Gejala Diseksi Aorta

Gejala yang akan dialami oleh pengidap dari diseksi aorta tidak jauh berbeda dari gejala untuk orang yang sakit jantung atau gejala-gejala penyakit jantung lainnya. Yaitu gejala seperti mudah berkeringat dingin, mudah sesak napas, mudah hilang kesadaran, dan sakit dada. Gejala lain untuk penyakit ini ialah tidak dapat menggerakkan tubuh karena lemah yang tidak terduga. Orang yang mengidap penyakit ini pun sering merasakan linglung dan juga merasa gelisah. Selain itu, pengidap akan sulit dalam berbicara, di salah satu tangan dari pengidap pun biasanya denyut nadinya melemah.

Penyebab Diseksi Aorta

Penyebab diseksi aorta adalah hal yang masih belum bisa dipastikan secara gamblang. Namun, beberapa data mengatakan bahwa hipertensi atau darah tinggilah yang menjadi penyebab utama dari penyakit ini. Terutama pada orang yang berusia di atas 60 tahun. Akan tetapi, seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa penyakit ini tetap bisa terjadi pada orang yang berusia  di bawah 60 tahun, misalnya pada orang berusia 40 tahun. Apalagi jika kamu memang didiagnosis aterosklerosis atau bisa juga penyempitan dan penebalan yang terjadi pada dinding di pembuluh darah arteri.

Penyebab lain dari diseksi aorta yaitu dapat berasal dari seringnya merokok, pemakaian obat-obatan terlarang, atau juga dapat berawal dari cedera atau luka di dada. Untuk yang pernah mengikuti operasi pada sekitar jantung pun bisa mengidap penyakit ini. Orang yang mengalami kolesterol tinggi, diabetes, dan radang pada pembuluh darah arteri pun beresiko mengidap penyakit ini.

https://tse2.mm.bing.net/th?id=OIP.kUYheMU2h-zxWlKuxgR0JgHaEY&pid=Api&P=0&w=292&h=173

Sumber: senyumbening.blogspot.com

Cara Menghindari Diseksi Aorta

Diseksi aorta adalah keadaan yang sangat berbahaya bagi kehidupan. Maka dari itu, kamu wajib mengikuti cara agar terhindar dari penyakit ini. Berikut ini merupakan cara-caranya, yuk disimak!

Agar terhindar dari kondisi diseksi aorta, kamu dapat menjaga berat badanmu terlebih dahulu sehingga tidak mengalami kelebihan obesitas tubuh. Kamu dapat mengonsumsi sayur, buah, dan minum air putih agar tetap membuat tubuhmu terjaga.

Cara selanjutnya menghindari diseksi aorta adalah menjaga tekanan darah agar tetap normal adalah hal yang wajib. Apalagi ketika kamu dinyatakan memiliki tekanan darah yang tinggi, kamu wajib terus mengontrol tekanan darahmu. Masih banyak lagi cara menghindari penyakit ini, kamu bisa melakukan konsultasi dengan dokter.

Itulah ulasan mengenai gejala, faktor penyebab, dan cara menghindari Diseksi Aorta yang bisa kamu ketahui. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *